PAULUS PUNYA PERAN BESAR ATAS DISALIBNYA YESUS

oleh Maxavellar Chan




Utk menyatakan hukum yg digenapi Yesus tdk berlaku lagi, dibuatlah rekayasa sebagai berikut:

"Jadi siapa yg ada di dlm kristus, ia adalah ciptaan baru:
Yang lama sdh berlalu, sesungguhnya yg baru telah datang (II Korintinus 5:17). 

Dlm menerapkan hukum yg baru, Paulus perlu merekayasa kematian penggenab hukum yg lama (Yesus), utk menegakkan hukum Paulus dkk. Dgn cara yg tercantum pada 

* Sebab dimanakah ada WASIAT, di situ harus deberitahukan tentang kematian pembuat WASIAT itu (Ibrani 9:16) 

* Karena WASIAT barulah sah, kalau pembuat WASIAT itu telah mati, sebab ia tdk berlaku, selama pembuat WASIAT itu msh hdp (Ibrani. 9:17).

* Itulah sebabnya, mk perjanjian yang pertama tidak disahkan tanpa darah (Ibrani: 9:18).


Allah tlh di hujat & disamakan dgn manusia lalu digantung, sebab selama Allah msh hidup segala ucapanNya tdk bisa berlaku, maka: 

a. Utk mensahkan firman tuhan agar berlaku, tuhan hrs mati terlebih dahulu (Ibrani 9:16-18)

b. Utk membatalkan firman tuhan, tuhan hrs mati terlebih dahulu (Ef 2:15. Kol 1:14). 

Kalau bgt, berapa kali Tuhan hrs mati dan hidup jika firman Allah itu diberikan secara bertahap...?
Ini sama dgn agama matahari, matahari terbit dan terbenam dan terbit kembali. 

Spt itukah ajaran dari org yg mengaku penuh dgn Roh Kudus..??
Oh yaa..
Paulus ternyata lbh berkuasa dari Tuhan, yg bisa menentukan kpn firman Tuhan berlaku, dan menetapkan Tuhan hrs mati dulu agar firmannya berlaku. 

Di lht dari ayat2 di ats, "jika benar Yesus disalib utk menebus dosa, maka kemungkinan Paulus py peran besar merekayasa fitnahan ats Yesus"
Paulus tlh membuat Yesus diseret ke tiang salib utk dihukum mati. Org spt itulah Paulus, yg menjadi panutan umat kristen. Bukankah Paulus sewaktu menjalankan tugas mendapat surat kuasa dari imam2 kepala..?
Bukankah "imam2 kepala" dan seluruh "makamah agama" malah mencari 'kesaksian palsu' terhadap Yesus agar Yesus dpt dihukum mati (Mat 26:59). 

Perhatikan Kis 9: 1-2 : 14
1. Sementara itu berkobar-kobar hati Saulus utk mengancam dan membunuh murid2 tuhan. Ia menghadap imam besar, 

2. dan meminta surat kuasa daripadanya utk dibawa kpd majelis2 Yahudi di Damsyik supaya, jika ia menemukan laki2 atau perempuan yang mengikuti jalan Tuhan, ia menangkap mereka dan membawa mereka ke Yerusalem.

4. Ia rebah ke tanah dan kedengaranlah olhnya suatu suara yg berkata kpdnya: Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?"

14. Dan ia dtg kemari dgn kuasa penuh dari imam2 kepala utk menangkap semua org yg memanggil namaMu dan membawa mrk ke Yerusalem.

Demikianlah sedikit kutipan ayat, bahwa Paulus ternyata py andil yg ckp besar atas pemusnahan Yesus dan para pengikutnya serta hukum Tuhan (taurat) yg telah digenapi Yesus dan diganti ganti hukumnya sendiri oleh Paulus dkk. 
Utk itu Paulus bertindak secara legal/sah/resmi, sebab ia mendapatkan surat perintah dari imam2 besar dan imam2 kepala (Kis 9:1-2 ; 14). 


Mari kita lihat kebencian Paulus kepada Yesus dan Tuhan beserta hukumnya.


* Dgn menghapuskan surat hutan, yg oleh ketentuan2 hukum mendakwa dan mengancam kita. Dan itu ditiadakanNya dgn memakukanNya pada kayu salib (Kolose 2:14).

Pantaskah ucapan tersebut keluar dari mulut manusia yg penuh roh kudus..?

Apakah ayat ini bisa diterima, bahwa manusia berhutang akibat dari firman Tuhan??
Dan utk meniadakan firman Tuhan itu(surat hutang itu), Tuhan hrs dimatikan terlebih dahulu. 
Betapa bodohnya Tuhan ya, membuat peraturan yg mengakibatkan kematian bagi Tuhan itu sendiri/anaknya Tuhan. 
Pantas sj ia disembelih (I Kor 5:7).

Utk mencapai tujuannya, Paulus memamfaatkan penyaliban Yesus bagi tujuan barternya dgn bangsa lain. Yesus dikatakan Tuhan yg mati dikayu salib buat menebus dosa manusia, lalu diberilah judul "Dalam KemenanganNya".
Spt dlm ayat:

"Ia telah melucuti pemerintah2 dan penguasa2 dan menjadikan mrk tontonan umum dlm kemenanganNya ats mereka" (Kolose 2:15)

Pembaca, mari kita bertanya: kemenangan apa yg diperoleh oleh Yesus, padahal beliau tlh dikorbankan dgn cara yg sgt biadab..?

Sebenarnya ini adalah kemenangan Paulus, Paulus yg menang krn tercapai segala keinginannya. 

Yg dimaksud dilucuti, ditelanjangi menjadi tontonan umum dalm Kol 2:15 ini adalah Yesus. Lihatlah kejadiannya. Cm umat kristen tdk menyadari akan hal ini. Jika hal semacam ini dipertanyakan kpd Kristen, jawabnya : 

"Lihatlah kejadiannya, Yesus telah berkorban demi kita semua"

Tentu kita sbg pembaca yg kritis akan bertanya lg;

Apakah ayat ini tdk sesuai dgn kejadiannya/kenyataannya..?

Lihat kronologis; 
- Yesus ditangkap
- Yesus memikul salib sepanjang perjalanan menuju Golgota,
- Yesus di salib, akhirnya mati di kayu salib. Tidakkah itu membuktikan bahwa. Yesus yg menjadi tontonan umum? 


Mari kita cocokkan dgn ayat di bwh ini, jls bahwa Yesuslah yg dimaksud menjadi "tontonan umum" tersebut:

"Namun yg murtad lagi, tidak mungkin dibaharui sekali lg sedemikian, hingga mrk bertobat, sebab mrk MENYALIBKAN ANAK ALLAH BAGI DIRI MEREKA dan menghinaNya di muka umum" (Ibrani 6:6).

Bukankah jls sekali ayat ibrani 6;6 ini menyatakan bahwa "Penyaliban Yesus adalah Penghinaan terhadap Yesus di muka umum?"

Tp Paulus malah mengatakan sebaliknya justru Yesuslah yg menghina. Paulus dlm kejadian ini bertindak sbg penulis naskah, sdgkan pemerintah sbg sutradaranya.

Lalu dimanakah letak nama " Sang Juru selamat"??

Sdh jls sekali dlm kronologisnya Yesus dalm posisi sbg org yang KALAH. Jgnkan utk menyalamatkan umatNya, menyelamatkan diriNya sendiri Yesus tdk bisa. 

Lihatlah lg kronologisnya: 
Setelah sampai di bukit Golgota (Matius 27:46) kira kira jam 3 sore berserulah Yesus dengan suara nyaring "ELI..., ELI... LAMA SABAKHTANI..!" 

Yang artinya: "Tuhanku...Tuhanku..mengapa Engkau Meninggalkan Aku..?"

Pantaskah Tuhan berteriak minta tolong..??
Jelas, setiap org yg minta tolong pasti dalam posisi yg kalah, dan org yg kalah tak akan bis sbg juru selamat. 

Lihat lg tipuan dari Paulus: 

"Dan semuanya ini dari Allah, yg dgn perantaan kristus tlh mendamaikan kita dgn diriNya dan telah mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami" (II Korintinus 5:18). 

Setelah merekayasa semua penyaliban Yesus dan membunuh/menganiaya murid2 Yesus, Paulus mengaku telah berdamai dgn Yesus melalui perantara Kristus, dan lbh hebatnya Paulus tlh mendapatkan kepercayaan utk melayani umat Yesus melalui Kristus. 

Kelihatan sekali licik dan culasnya Paulus ini dlm mencapai keinginannya. 
Sdh bisa ditebak, kl mmg Yesus mau mempercayakan ajarannya kpd org lain, knp bkn kpd murid2nya beliau berwasiat, bukankah murid2nya 12 org, masa tak satupun yg beliau percayai. 

Lalu knp kok Paulus yg jd penerusnya, siapa Paulus, dari manakah asal Paulus, spt apa bentuknya Paulus...??
Yesus tak pernah tau sama sekali. Jgnkan mengenal Paulus, bertemu sj tdk pernah. 

Bgt bodohkah Yesus yg mewasiatkan ajarannya kpd org yg tdk beliau kenal..??

Ataukah Yesus telah salah memilih murid2 yg 12 org itu..? 

Bukankah Yesus tlh menyerahkan kunci kpd org yg bernama Petrus (Mat 16:19)..?

Kenapa kok Paulus yg memegang peran, knp bkn Petrus..?
Sampai dgn hari penghakimanpun Yesus tetap duduk dgn 12 muridnya dan tdk pernah urusan dgn Paulus. 

Jika Paulus mengaku dapat wasiat dari Tuhannya sbg penerus Yesus stlh bertobat, adalah suatu ketololan buat Tuhannya. Para murid Yesus yg jls2 murni dari dosa2 tdk pernah mendapatkan wasiat..
Ini adalah dusta yg tak berlimit oleh Paulus, dusta yg tak mengenal limited. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar